Download The Chronicles of Narnia (the Lion the Witch and the Wardrobe - Indonesia) Bag 01 PDF

TitleThe Chronicles of Narnia (the Lion the Witch and the Wardrobe - Indonesia) Bag 01
File Size1.1 MB
Total Pages42
Document Text Contents
Page 41

bibirnya yang sangat merah. Wajah itu cantik,  bibirnya yang sangat merah. Wajah itu cantik,

tapi juga sombong, dingin, dan keras.tapi juga sombong, dingin, dan keras.

Kereta salju itu sangat menyenangkan untuk Kereta salju itu sangat menyenangkan untuk 

dilihat ketika bergerak mendekati Edmund dedilihat ketika bergerak mendekati Edmund de

ngan lonceng-lonceng berdering dan si dwarf ngan lonceng-lonceng berdering dan si dwarf 

melecutkan cemeti dan salju terbang di keduamelecutkan cemeti dan salju terbang di kedua

sisinya.sisinya.

"Stop!" kata lady itu, dan si dwarf meng-"Stop!" kata lady itu, dan si dwarf meng-

hentikan kedua rusa begitu mendadak sehinggahentikan kedua rusa begitu mendadak sehingga

mereka nyaris terduduk. Lalu mereka kembalimereka nyaris terduduk. Lalu mereka kembali

  berdiri dengan gelisah dan mengembuskan  berdiri dengan gelisah dan mengembuskan

napas. Di udara beku, napas yang keluar darinapas. Di udara beku, napas yang keluar dari

lubang hidung mereka tampak seperti asap.lubang hidung mereka tampak seperti asap.

"Apakah kau ini?" kata Lady itu, menatap"Apakah kau ini?" kata Lady itu, menatap

Edmund.Edmund.

"Aku—aku—namaku Edmund," kata Edmund"Aku—aku—namaku Edmund," kata Edmund

dengan kaku. Dia tidak menyukai cara wanitadengan kaku. Dia tidak menyukai cara wanita

itu menatapnya.itu menatapnya.

Lady itu mengerutkan dahi. "Seperti itukahLady itu mengerutkan dahi. "Seperti itukah

caramu bicara pada seorang ratu?" tanyanya,caramu bicara pada seorang ratu?" tanyanya,

tampak sangat galak.tampak sangat galak.

"Maafkan saya, Yang Mulia, saya tidak "Maafkan saya, Yang Mulia, saya tidak 

tahu," kata Edmund.tahu," kata Edmund.

"Tidak tahu Ratu Narnia?" jerit wanita itu."Tidak tahu Ratu Narnia?" jerit wanita itu.

"Ha! Kau harus lebih mengenal kami. Tapi"Ha! Kau harus lebih mengenal kami. Tapi

kuulangi—kau ini apa?"kuulangi—kau ini apa?"

"Maaf, Yang Mulia," kata Edmund, "saya"Maaf, Yang Mulia," kata Edmund, "saya

4242

Page 42

tidak mengerti maksud Anda. Saya berseko-tidak mengerti maksud Anda. Saya berseko-

lah—paling tidak dulu—sekarang masa li-lah—paling tidak dulu—sekarang masa li-

 buran." buran."

4343

Similer Documents