Download Teknik Evaluasi Kinerja Perkerasan Lentur - Volume 2 PDF

TitleTeknik Evaluasi Kinerja Perkerasan Lentur - Volume 2
File Size3.1 MB
Total Pages127
Document Text Contents
Page 2

I S B N : 9 7 9 – 9 5 9 5 9 – 4 – 0






TEKNIK
EVALUASI KINERJA

PERKERASAN LENTUR


SERI PANDUAN PEMELIHARAAN JALAN KABUPATEN

Page 63

50

B. Perencanaan Pemeliharaan




1. Umum
Guna menentukan program dan kegiatan pemeliharaan perkerasan
jalan, maka penanganan pemeliharaan tersebut perlu dilakukan
perencanaan dengan baik yang didasarkan pada survai kondisi
lapangan, baik untuk kondisi fungsional dan kondisi struktural.
Hasil pengukuran kinerja perkerasan jalan, yang terdiri dari:
roughness, kerusakan permukaan, dan struktur perkerasan yang
akan digunakan untuk menentukan kondisi perkerasan dan
kemudian metode penanganannya. Hasil evaluasi tersebut juga
digunakan untuk kegiatan pemeliharaan dilapangan. Khususnya
mengenai kekesatan, karena sifat dan karakteristik jalan kabupaten,
maka evaluasi parameter tersebut diabaikan.
Untuk dapat melakukan evaluasi kinerja, pada bagian ini akan
dijelaskan pelaksanaan evaluasi yang dilakukan untuk pemeliharaan
rutin dan pemeliharaan perodik. Namun sebelumnya, untuk
memudahkan pemahaman, akan dijelaskan kembali mengenai
metode pemeliharaan jalan.


2. Metode Pemeliharaan Jalan

2.1. Jenis-jenis Kegiatan Pemeliharaan
Berdasarkan frekuensi penanganannya, maka operasi pemeliharaan
perkerasan jalan dapat dikelompokan menjadi beberapa jenis kegiatan
pemeliharaan sebagai berikut:

a. Pemeliharaan Rutin - Pekerjaan Perawatan Rutin (Cyclic
works)

Pekerjaan ini dilakukan untuk seluruh ruas yang ada pada jaringan
jalan sepanjang tahun dan tidak terpengaruh oleh jenis permukaan
jalan (beraspal/tidak beraspal) ataupun volume lalu lintas yang
melewatinya. Aktivitas kegiatan yang termasuk dalam jenis
kegiatan pemeliharaan ini adalah:

Page 64

51

Pemeliharaan saluran drainase;
Pembersihan jalan dan bangunan pelengkap jalan;
Pengendalian tumbuhan/pemotongan rumput.



b. Pemeliharaan Rutin - Pekerjaan Perbaikan Perkerasan
(Recurrent/Reactive works on pavement)

Pekerjaan ini dilakukan pada ruas-ruas mengalami kerusakan yang
terjadi pada perkerasan jalan akibat dari pengaruh lalu lintas dan
kondisi lingkungan. Aktifitas yang dilakukan pada kegiatan
perbaikan perkerasan jalan ini adalah antara lain:

Perbaikan pada Jalan Beraspal, adalah:
- Laburan Pasir (Sanding);
- Laburan Aspal Setempat (Local Sealing);
- Penyumbatan Retak (Crack Sealing);
- Penambalan Permukaan/Perataan Permukaan (Skin

patching/Filling In);
- Penambalan Struktural (Deep Patching);
- Perataan Bahu dan lereng (Filling on shoulder and slopes);
- Perbaikan Drainase (Improvement of Drainage);
- Perbaikan Bahu Jalan (shoulder improvement).

Perbaikan pada jalan tidak beraspal, adalah:
- Perbaikan Jalan Kerikil Setempat (Spot regravelling/ Patching);
- Perataan dengan penyapuan (Dragging);
- Perataan dengan grader (Grading).


c. Pemeliharaan Periodik - Pekerjaan Perawatan Perkerasan

(Preventive);

Kegiatan ini khususnya dilakukan pada jalan beraspal dengan
aktivitas kegiatan antara lain dapat berupa:

Pemberian Laburan Aspal Taburan Pasir– BURAS (Resealing);
Pemberian Lapis Tipis Campuran Aspal Pasir – LATASIR ;
Pemberian Lapis Bubur Aspal (Slurry Seal).

Page 126

113



Indeks


A
Analisa K.................................... 66
Annual Average Daily Traffic ...... 15
Aspal Beton.............................. 118
B
Benkelman Beam ..3, 25, 37, 38, 42,

68, 73, 104, 106
British Pendulum.......................3, 31
C
core drill ..................................25, 34
Cyclic works .................................. 54
D
deflection bowl ................................ 41
E
ESA ................................ 14, 15, 83
Evaluasi kondisi........................... 3
F
Faktor Regional ...................81, 88
Falling Weight Deflectometer ....3, 25,

39, 40
G
geophone.................................... 39
GIS ................................. 43, 50, 53
GPS ............................................. 43
I
Indeks Permukaan .81, 88, 89, 90
International Roughnes Index .......... 5
IRI ... 5, 7, 8, 9, 11, 12, 13, 14, 15,

16, 89
IRMS.......................................7, 15

K
kelicinan permukaan ................... 4
ketidakrataan ...... 3, 4, 5, 7, 21, 27
KRLL ................................... 74, 75
KRMS ........................................... 7
L
Laser Profilometer......................3, 28
Levelling Permukaan ....................... 9
M
MIS ..............................................47
Mu-meter ......................... 3, 31, 32
N
Naasra-meter................................... 3
O
overlay . 7, 9, 17, 24, 56, 67, 68, 71,

82, 85, 92, 93, 109
Overlay ........56, 71, 72, 77, 92, 109
P
padat alat.....................................66
padat karya........................... 37, 66
Pekerjaan Darurat............... 56, 71
Pemeliharaan Periodik.55, 56, 67
Pemeliharaan Rutin ..... 54, 55, 66,

69, 70
Perkerasan Kaku......................118
Perkerasan Lentur ....................... 1
Present Serviceablity Index ............... 5
PSI .................................... 5, 6, 7, 8
R
RCI ................................... 9, 12, 13
roughness .........3, 4, 5, 9, 12, 21, 54

Page 127

114

S
skid resistance ............................4, 22
surface distress....................... 3, 4, 17
survai kondisi kerusakan ............ 4
T
tekstur-makro.............................22

tekstur-mikro..............................22
test pits ..........................................34
U
URMS...........................7, 9, 12, 53

Similer Documents