Download tahap-tahap polimerisasi PDF

Titletahap-tahap polimerisasi
File Size169.4 KB
Total Pages5
Document Text Contents
Page 3

b) Propagasi, dalam tahap ini terjadi reaksi adisi molekul monomer pada radikal monomer yang

terbentuk dalam tahap inisiasi

Bila proses dilanjutkan, akan terbentuk molekul polimer yang besar, dimana ikatan rangkap C= C dalam

monomer etilena akan berubah menjadi ikatan tunggal C  –  C pada polimer polietilena

c) Terminasi, dapat terjadi melalui reaksi antara radikal polimer yang sedang tumbuh dengan radikal

mula-mula yang terbentuk dari inisiator (R’) CH2 –   CH2 + R �  CH2  –   CH2- R atau antara radikal

 polimer yang sedang tumbuh dengan radikal polimer lainnya, sehingga akan membentuk polimer dengan

 berat molekul tinggi R-(CH2)n-CH2° + °CH2-(CH2)n-R’ � R-(CH2)n-CH2CH2-(CH2)n-R’ Beberapa

contoh polimer yang terbentuk dari polimerisasi adisi dan reaksinya antara lain.

 Polivinil klorida

n CH2 = CHCl → [ - CH2 - CHCl - CH2 - CHCl - ]n Vinil klorida polivinil klorida

 Poliakrilonitril

n CH2 = CHCN → [ - CH2 - CHCN - ]n

 Polistirena

Page 4

Polimer Kondensasi

Polimer kondensasi terjadi dari reaksi antara gugus fungsi pada monomer yang sama atau

monomer yang berbeda. Dalam polimerisasi kondensasi kadang-kadang disertai dengan terbentuknya

molekul kecil seperti H2O, NH3, atau HCl.

Di dalam jenis reaksi polimerisasi yang kedua ini, monomer-monomer bereaksi secara adisi untuk

membentuk rantai. Namun demikian, setiap ikatan baru yang dibentuk akan bersamaan dengan

dihasilkannya suatu molekul kecil  –  biasanya air  –  dari atom-atom monomer. Pada reaksi semacam ini,

tiap monomer harus mempunyai dua gugus fungsional sehingga dapat menambahkan pada tiap ujung ke

unit lainnya dari rantai tersebut. Jenis reaksi polimerisasi ini disebut reaksi kondensasi.

Dalam polimerisasi kondensasi, suatu atom hidrogen dari satu ujung monomer bergabung dengan

gugus-OH dari ujung monomer yang lainnya untuk membentuk air. Reaksi kondensasi yang digunakan

untuk membuat satu jenis nilon ditunjukkan pada Gambar 9 dan Gambar 10.

Gambar 9. Kondensasi terhadap dua monomer yang berbeda yaitu 1,6  –  diaminoheksana dan asam adipat

yang umum digunakan untuk membuat jenis nylon. Nylon diberi nama menurut jumlah atom karbon pada

setiap unit monomer. Dalam gambar ini, ada enam atom karbon di setiap monomer, maka jenis nylon ini

disebut nylon 66.

Similer Documents