Download Referat Gagal Ginjal Kronik PDF

TitleReferat Gagal Ginjal Kronik
File Size382.2 KB
Total Pages25
Document Text Contents
Page 1

1


DAFTAR ISI



BAB I PENDAHULUAN 2

BAB II PEMBAHASAN

A. DEFINISI 3

B. KRITERIA 3

C. KLASIFIKASI 3

D. ETIOLOGI 4

E. FAKTOR RESIKO 5

F. EPIDEMIOLOGI 5

G. ANATOMI GINJAL 6

H. FISIOLOGI GINJAL 9

I. PATOFISIOLOGI 13

J. DIAGNOSIS

- GEJALA KLINIS 17

- GAMBARAN LABORATORIUM 18

- GAMBARAN RADIOLOGIS 19

- BIOPSI DAN PEMERIKSAAN HISTOPATOGI GINJAL 19

K. KOMPLIKASI 19

L. PENATALAKSANAAN 20

M. PROGNOSIS 23

BAB III KESIMPULAN 24

DAFTAR PUSTAKA 25

Page 24

24


BAB III

KESIMPULAN

Gagal ginjal kronik adalah suatu keadaan klinis yang ditandai dengan penurunan

fungsi ginjal yang progresif dan ireversibel, pada suatu derajat yang memerlukan terapi

pengganti ginjal yang tetap, berupa dialisis atau transplantasi ginjal. Dan ditandai dengan

adanya uremia ( retensi urea dan sampah nitrogen lainnya dalam darah)

Dua penyebab utama penyakit gagal ginjal kronis adalah diabetes melitus tipe 1 dan

tipe 2 (44%) dan hipertensi (27%). Kondisi lain yang dapat menyebabkan gangguan pada

ginjal antara lain penyakit peradangan seperti glomerulonefritis (10%) merupakan penyakit

ketiga tersering penyebab gagal ginjal kronik.

Pada gagal ginjal kronik, gejala – gejalanya berkembang secara perlahan. Pada

awalnya tidak ada gejala sama sekali, kelainan fungsi ginjal hanya dapat diketahui dari

pemeriksaan laboratorium. Sejalan dengan berkembangnya penyakit, maka lama kelamaan

akan terjadi peningkatan kadar ureum darah semakin tinggi (uremia). Pada stadium ini,

penderita menunjukkan gejala – gejala fisik yang melibatkan kelainan berbagai organ seperti

kelainan saluran cerna (nafsu makan menurun, mual, muntah dan fetor uremik), kelainan

kulit (urea frost dan gatal di kulit), kelainan neuromuskular (tungkai lemah, parastesi, kram

otot, daya konsentrasi menurun, insomnia, gelisah), kelainan kardiovaskular (hipertensi,

sesak nafas, nyeri dada, edema), kangguan kelamin (libido menurun, nokturia, oligouria)

Diagnosis gagal ginjal kronik dapat ditegakkan berdasarkan gejala klinis yang

diperoleh melalui anamnesis dan pemeriksaan fisik, pemeriksaan laboratorium, pemeriksaan

radiologis, serta pemeriksaan biopsi dan histopatologi ginjal

Penatalaksanaan penyakit ginjal kronik meliputi terapi spesifik terhadap penyakit

dasarnya, pencegahan dan terapi terhadap kondisi komorbid, memperlambat perburukan

fungsi ginjal, pencegahan dan terapi terhadap penyakit kardiovaskular, pencegahan dan terapi

terhadap penyakit komplikasi, terapi pengganti ginjal berupa dialisis atau transplantasi ginjal.

Similer Documents