Download PENGELOLAAN JASA KONTRAKTOR PDF

TitlePENGELOLAAN JASA KONTRAKTOR
File Size340.9 KB
Total Pages11
Document Text Contents
Page 2

KEWIRAUSAHAAN 2014 [PENGELOLAAN JASA KONTRAKTOR]



Kelompok SUKSES |Ivan, Rochman dan Bagus 2



1. Usaha perencanaan meliputi penyediaan layanan jasa dalam bidang

pelaksanaan dan pekerjaan konstruksi. Pelaksanaan jasa yang

dimaksud adalah pelaksanaan rangkaian kegiatan atau bagian kegiatan

yang menyangkut studi pengembangan samapai penyusunan kontrak

kerja.

2. Usaha pelaksanaan meliputi penyediaan layanan jasa dalam bidang

pelaksanaan yang berhubungan dengan rangkaian kegiatan atau bagian

kegiatan persiapan lapangan sampai dengan penyerahan hasil akhir

pekerjaan.

3. Usaha pengawasan meliputi penyediaan layanan jasa yang

berhubungan dengan keseluruhan program kerja mulai dari

perencanaan sampai penyerahan hasil akhir pekerjaan.



2.3 Unsur-Unsur Kontraktor Pelaksana

1. Pimpinan Proyek (Project Manager)

Project manager adalah perwakilan dari kontraktor yang bertanggung

jawab sepenuhnya terhadap jalannya pelaksanaan pekerjaan proyek, sesuai

menajemen proyek dan perencanaan proyek secara menyeluruh. Project

manager bertugas untuk memimpin jalannya suatu pekerjaan, mengevaluasi

hasil dari pekerjaan dan membandingkan dengan pelaksanaan proyek yang

kemudian disusun dalam suatu format laporan pekerjaan dari awal hingga akhir

pelaksanaan proyek.



2. Manager lapangan (Site Manager)

Site manager merupakan wakil dari pimpinan tertinggi suatu proyek yang

dituntut untuk bisa memahami dan menguasai rencana kerja proyek secara

keseluruhan dan mendetail. Di samping itu, site manager juga dituntut memiliki

keterampilan manajemen serta mampu menguasai seluruh sumber daya

manusia yang dibebankan kepadanya secara efisien dan produktif, artinya

dapat memimpin dan mengkoordinasikan seluruh kegiatan bawahannya agar

dapat dipastikan bahwa pekerjaan yang dilaksanakan sesuai dengan yang ada

di dalam spesifikasi dan juga dapat berjalan mengikuti program kerja yang

dilaksanakan dalam jangka waktu dan biaya tertentu tanpa mengurangi

perolehan laba yang diperkirakan. Oleh karena itu, site manager harus memiliki

Page 5

KEWIRAUSAHAAN 2014 [PENGELOLAAN JASA KONTRAKTOR]



Kelompok SUKSES |Ivan, Rochman dan Bagus 5





2.4 Manajemen Pelaksanaan di Lapangan

Urutan pelaksanaan di lapangan sangat dibutuhkan, karena dengan adanya

manajemen yang baik akan mendukung kelancaran proyek sehingga proyek dapat

diselesaikan dengan baik. Adapun langkah-langkah yang diambil sebelum dan

pada saat dilaksanakan hingga pembayaran termin dilaksanakan:



1. Perijinan

Merupakan pengajuan / permintaan ijin untuk melaksanakan suatu

pekerjaan yang sudah siap untuk dikerjakan baik kesiapan alat, bahan maupun

tenaga kerja. Jika kesiapan telah memenuhi syarat yang telah ditentukan, maka

Owner baru bisa menyetujui pekerjaan tersebut untuk dapat dilaksanakan.



2. Pelaksanaan

Menuntut pemahaman terhadap pekerjaan yang akan maupun yang sedang

dilaksanakan agar dapat menghindari kesalahan pengerjaan. Untuk itu

pelaksana diharapkan dapat memahami gambar-gambar konstruksi

perencanaan dengan baik dan menggunakan metode yang tepat dalam

pelaksanaan pekerjaan.



3. Pengawasan

Di dalam pelaksanaan pekerjaan, pengawasan yang cermat wajib

dilaksanakan guna menjamin keberhasilan suatu proyek. Dengan pengawasan

yang baik dapat dihindari kesalahan-kesalahn yang merugikan. Pengawasan

dalam hal ini dilakukan oleh konsultan pengawas sebagai pengawas dan

pengendali proyek.



4. Pengendalian (Controlling)

Pengendalian proyek dilakukan dengan pengawasan dan pemantauan

lansung selama masa pelaksanaan proyekmelalui rapat koordinasi dengan

tujuan untuk mengoptimalkan kerja seluruh unsur yang terlibat didalam proyek.

Pengendalian dapat dilakukan dengan cara yaitu :

a. Time Sheduling

Time scheduling merupakan uraian pekerjaan dari awal hingga

akhir pekerjaan secara global. Time scheduling ini disusun

berdasarkanurutan langkah-langkah kerja dengan net work planning.

Masing-masing pekerjaan ini diatur dengan sedemikian rupa dengan

Page 6

KEWIRAUSAHAAN 2014 [PENGELOLAAN JASA KONTRAKTOR]



Kelompok SUKSES |Ivan, Rochman dan Bagus 6



memperhatikan urutan pekerjaan, pengaturan waktu, tenaga,

peralatan dan material agar dapat tercapai suatu pekerjaan yang baik

dan lancar. Dari time schedule ini diberi bobot masing-masing,

sehingga dapat diperoleh kurva “S”.



b. Pelaporan

Pelaporan adalah kegiatan yang telah dilaksanakanyang meliputi

jenis pekerjaan yang dilakukan, kuantitas atau volume pekerjaan,

serta hal-hal yang bersifat non teknis seperti halnya keadaan cuaca

pada saat pelaksanaan pekerjaan.

Pelaporan pada proyek dapat dibedakan menjadi 3 bagian yaitu,

meliputi :



 Laporan Harian ( Daily Report )

Laporan harian ini dibuat setiap hari secara tertulis dengan

ditandatangani oleh pihak kontraktor utama dan pihak dari

konsultan pengawas. Laporan harian berisikan antara lain:

 Waktu dan jam kerja

 Pekerjaan yang telah dilaksanakan pada hari yang

bersangkutan

 Keadaan cuaca

 Bahan yang masuk kelapangan

 Peralatan yang tersedia dilapangan

 Jumlah tenaga kerja Hal-hal yang terjadi dilapangan



 Laporan Mingguan ( Weekly Report )

Laporan mingguan ini bertujuan agar memperoleh gambaran

kemajuan pekerjaan yang telah dicapai dalam satu minggu,

yang disusun dalam laporan harian selama satu minggu

tersebut. Pada laporan ini pihak kontraktor diwajibkan

melakukan pemotretan yang menggambarkan tiap tahap

kemajuan pekerjaan.Laporan mingguan berisikan tentang :

 Jenis pekerjaan yang telah diselesaikan.

 Volume dan prosentase pekerjaan dalam satu minggu.

 Catatan lain yang diperlukan, seperti halnya instruksi

dan teguran/evaluasi dari konsultan pengawas dan

catatan mengenai tambah kurangnya pekerjaan.

Page 11

http://www/legalakses.com/%20usaha%20jasa%20konstruksi/
http://www/legalakses.com/%20usaha%20jasa%20konstruksi/
http://www.ce.cmu.edu/PMBook/
http://www.ce.cmu.edu/PMBook/

Similer Documents