Download Panduan Pelayanan Instalasi Rawat Inap PDF

TitlePanduan Pelayanan Instalasi Rawat Inap
File Size205.7 KB
Total Pages30
Table of Contents
                            A. LATAR BELAKANG
C. RUANG LINGKUP PELAYANAN
E. LANDASAN HUKUM
                        
Document Text Contents
Page 16

85. Memberikan kompres dingin

86. Memberikan kompres hangat

87. Pertolongan pada pasien muntah

88. Pemberian obat melalui jaringan tubuh

89. Pemberian obat melalui per oral

90. Pemberian obat melalui kulit

91. Pemberian obat melalui sublingual

92. Pemberian obat melalui vagina

93. Pemberian obat melalui rectum

94. Pemberian obat tetes mata

95. Pemberian obat salep mata

96. Melakukan irigasi mata

97. Pertolongan pertama perdarahan mata

98. Memberikan obat tetes tilinga

99. Melakukan irigasi telinga

100. Pertolongan pertama perdarahan telinga

101. Mengeluarkan benda asing dari telinga

102. Memberikan obat tetes hidung

103. Menolong bayi/anak dengan perdarahan hidung atau epitaksis

104. Menolong bayi/anak perdarahan tali pusat

105. Pertolongan pertama pasien dengan gigitan ular

106. Pertolongan pertama pasien dengan gigitan anjing

16

Page 29

3. Objektif dan menyeluruh, sistem harus jelas dan mudah dimengerti oleh orang-orang

yang dikendalikan.

4. Fleksibel. Sistem harus dibuat mudah, sehingga mudah diterapkan.

5. Secara ekonomi realistis, untung rugi pengendalian harus diperhitungkan secara

realistis.

6. Secara organisasi harus realistis, jika sistem tidak realistis (standar yang ditetapkan

terlalu tinggi), maka bawahan cenderung membuat laporan bias.

7. Akurat/tepat yaitu informasi yang dihasilkan oleh sistem harus benar.

8. Tepat waktu, informasi harus didapatkan dalam suatu waktu tertentu, sehingga dapat

dilakukan koreksi bila diperlukan.

9. Sistem harus dapat diterima oleh semua pegawai.

C. INDIKATOR KEBERHASILAN PELAYANAN

1. Terselenggaranya pelaksanaan indicator mutu klinis (IMK) di unit pelayanan rawat inap

adalah angka kejadian plebitis.

2. Pengukuran indikator dan definisi operasional yang dilakukan :

Kejadian plebitis selama masa perawatan

Judul Kejadian plebitis selama masa perawatan
Dimensi Mutu Keselamatan dan efektifitas
Tujuan Tidak terjadi plebitis selama masa perawatan
Definisi Operasional Jumlah kejadian baru plebitis yang terjadi selama

periode waktu tertentu
Frekuensi Pengumpulan Data Setiap bulan
Periode Analisa 3 bulan sekali
Numerator Jumlah kejadian baru plebitis yang terjadi selama

periode waktu tertentu
Denominator Jumlah pasien yang mempunyai resiko dekubitus

selama periode tertentu
Sumber Data IRNA
Standar 0 %
Penanggung jawab

Pengumpulan data

IRNA

29

Similer Documents