Download Laporan Resmi Distilasi Uap PDF

TitleLaporan Resmi Distilasi Uap
File Size396.1 KB
Total Pages17
Table of Contents
                            TUJUAN PERCOBAAN
	DASAR TEORI
BAHAN DAN ALAT
	CARA KERJA
	A. Distilasi Uap
		HASIL PERCOBAAN
		VI.  KESIMPULAN
		VII. DAFTAR PUSTAKA
                        
Document Text Contents
Page 8

Fase bergerak akan merayap sepanjang fase diam dan terbentuklah kromatogram. Metode

ini sederhana, cepat dalam pemisahan dan sensitive. Kecepatan pemisahan tinggi dan

mudah untuk memperoleh kembali senyawa-senyawa yang terpisahkan.

Biasanya yang sering digunakan sebagai materi pelapisnya adalah silika-gel, tetapi

kadangkala bubuk selulosa dan tanah diatome, kieselguhr juga dapat digunakan. Untuk fase

diam hidrofobik dapat digunakan pengikat sepaerti semen Paris, kanji, disperse koloid

plastic, silica terhidrasi. Untuk meratakan pengikat dan zat pada pengadsorpsi digunakan

suatu apklikator. Sekarang ini telah banyak tersedia kromatografi lapisan tipis siap pakai

yang dapat berupa gelas kaca yang telah terlapisi kromatube dan sebagainya. Kadar air

dalam lapisan ini harus terkendali agar didapat hasil analisis yang reprodusibel.

Pemilihan sistem pelarut dan komposisi lapisan tipis ditentukan oleh prinsip

kromatografi yang akan digunakan. Untuk meneteskan sampel yang akan dipisahkan

digunakan suatu mikro-syringe (penyuntik berukuran mikro). Sampel diteteskan pada salah

satu bagian tepi plat kromatografi (sebanyak 0,01-10μg zat). Pelarut harus non polar dan

mudah menguap. Kolom-kolom dalam pelat dapat diciptakan dengan mengerok lapisan

vertical searah gerakan pelarut. Teknik ascending digunakan untuk melaksanankan

pemisahan yang dilakukan pada temperature kamar, sampai permukaan pelarut mencapai

tinggi 15-18 cm. waktu yang diperlukan antara 20-40 menit. Semua teknik yang digunakan

untuk kromatografi kertas dapat dipakai juga untuk kromatografi lapis tipis. Resolusi KLT

jauh lebih tinggi daripada kromatografi kertas karena laju difusi yang luar biasa kecilnya

pada lapisan pengadsorpsi. RPPC (resersed phase partition chromatography) atau

kromatografi partisi fase terbalik, pemisahan-pemisahan ion logam yang tadinya sulit

dilakukan, dapat terlaksana dengan mudah. RPPC juga dapat digunakan pada kromatografi

lapisan ini, dengan mengguanakan lapisan yang sudah dicelupkan lebih dahulu pada

paraffin, minyak silicon, polietilen glikol dan lain-lain. Pelarut yang digunakan adalah

CH3COOH atau asetonitril. Kadangkala untuk RPPC, waktu yang diperlukan cukup lama.

Dalam KLT, suatu pemisah dipengaruhi oleh distribusi sampel antara fase cair diam

dan fase cair bergerak dengan membatasi kemampuan pencampuran. Jika sauatu zat

terlarut dikocok dalam system dua pelarut yang tidak bercampur (melarutkan) maka zat

terlarut akan terdistribusi diantara dua fase dan jika kesetimbangan tercapai, maka koefisien

partisinya (Kd):

K

Senyawa pada fasa diam Senyawa pada fasa bergerak

Konsentrasi zat terlarut pada pelarut A

Kd =

Page 17

http://www.chemdat.info/

Similer Documents