Download Buku Saku Ilmu Penyakit Dalam PDF

TitleBuku Saku Ilmu Penyakit Dalam
File Size1.0 MB
Total Pages267
Document Text Contents
Page 1

Buku Saku Klinis INFEKSI


· PNEUMONIA ∙



Mikrobiologi Pneumonia

Keadaan klinis Etiologi
Dapat dari komunitas S. Pneumoniae, H. Influenzae, Mycolasma,

Chamydia Legionella, M. catarrhalis,
Klebsiell, batang gram negatif lainya, S.
auereus, S, pyogenes, dan virus (namun
tidak ada organisme yang dapat
diindentifikasi pada 40%-60% kasus)

Didapat di rumah sakit Batang gram negative yang meliputi
pseudomonas, klebsiella, enterobacter,
serratia,acinetobacter, dan s.aureus

Gangguan kekebalan Semua yan tersebut di atas + PCP, jamur ,
Nocardia, mikobakterium atipikal, SMV,
HSV,

Aspirasi Pasien rawat jalan : flora mulut ( anaerob)
Pasien rawat inap atau sakit kronis: batang
gram negatif dan S.auereus.


Manifestasi klinis:

• ”Tipikal ”: demam dengan onset akut, batuk produktif atau sputum purulen, konsolidasi
pada foto rontgen toraks.

• ”Atipikal”: onset batuk kering yang tersembunyi, gejala ekstrapulmonal (mual, muntah,
diare, nyeri kepala, mialgia, faringitis), pola interstisial dengan bercak-bercak pada foto
rontgen toraks.

• Walaupun perbedaan manifestasi ini digunakan secara klinis, studi menunjukann bahwa
hal ini tidak dapat dipercaya untuk menentukan penyebab patogen ”tipikal”
(S.pneumoniae,H.influensae) vs.”atipikal”(mycoplasma,chamydia)

Pemeriksaan diagnostik
• Pewarnaan gram sputum : penggunanya masih duiperdebatkan, namun sensitivitas

untuk pewarna gram yang baik adalah sebesar 85% .
Apakah sempel sputumnya baik (cont:apakah sputum atau ludah)?→ sampel sputum
yang baik seharusnya mengandung sel epitel <10 sel/LPB
Apakah sempel purulen?→sampel purulen harusnya mengandung >25 PMN/LPB

• Kultur sputum: (sampel harusnya dibawa ke laboratorium dalam waktu 1-2 jam setelah
dikumpulkan)

• Kultur darah (sebelum antibiotik): + pada ~10% pasien rawat inap
• Foto rontgen toraks (PA dan lateral); efusi seharusnya diaspirasi!
• SaO2 atau PaO2
• Evaluasi laboratorium lainnya : pemeriksaan darah perifer lengkap dengan hitungan

jenis, elektrolit, BUN/kreatinin, glukosa, kadar fungsi hati.
• Pemeriksaan mikrobiologi khusus:

Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

Page 2

Buku Saku Klinis INFEKSI

Patogen aptikal : uji sebelumnya untuk mycoplasma (aglutinin dingin, sensitivitas 30-
60%
Chlamydia (titer akut dan konvalesen ), dan legionella (Ag urine, sensitivitasi <70%)
sekarang diganti dengan pcr
Microbakterium tuberkulosis : sputum untuk pewarnaan tanah asam dan kultur
mikrobakterium dan pasien dalam keadaan isolasi respiratorik HIV + atau imunosupresi
yang diketahui : sputum yang terinduksi unuk PCP
Virus : bilasan atau swab nasal untuk EIA tau DFA
Uji HIV apabila pasien berusia antara 15-54 tahun dan rumah sakit mendapatkan lebih
besar dari 1 kasus HIV baru tiap 1000 pasien yamg pulang

• Bronoskopi : pertimbangkan pasien yang mengalami ganguan kekebalan, sakit kritis, atau
gagal berespons, atau jika curiga mtb atau PCP dan memerlukan sampel yang adekut,
atau jika pasien telah mengalami suatu pneumonia kronis.




Skor, prognosis dan triase yang dianjurkan P.O.R.T

Kelas Skor Mortalitas Triase yang dianjurkan
I Usia <50, tanpa penyakit

penyerta
<1,0 % Pasien rawat jalan

II ≤70 <1,0 % Pasien rawat jalan
III 71-90 2,8 % ? pasien rawat inap

singkat
IV 91-130 8,2 % Pasien rawat inap
) >130 29,2 % ICU
Variabel Nilai
Demografi Pria ( usia dalam tahun), wanita (usia-10), residen pada rumah perawatan

(+10)
Penyakit lain
yang
mungkin ada

Neoplasma (+30) penyakit hepar (+20),CHF(+10),CVA(+10), penyakit
ginjal (+10)

Pemeriksaan Perubahan status mental (+20), RR>30(+20), SBP<90 (+20), suhu <35
o

atau 40
o
(+15), HR >125 (+10)

Laburatorium pH < 7,35 (+30), BUN >30 (+20), Na <130(+20), glukosa >250 (+10),
Hematokrit < 30 (+10) , PaO2 < 60 atau SaO2 < 90 (+10) pleura (+10)

(N.Engl j med 336 : 243, 1997




Penatalaksanaan

Skenario klinis Pedoman penatalaksanaan empiris
Pasien rawat jalan Makrolit atau doksisiklin atau

fluorokuinolon anti-pneumokokus (FQ)
Dapat dari komunitas, bangsal perawatan, [Sefalosporin generasi 2/3±makrolid] atau

FQ spektrum luas
Didapat dari komunitas, bangsal perawatan,
ICU

[makrolid + sefalosporingenerasi 3] +
[aminoglikosida snti-pneumokokis (AG)

Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

Page 133

Buku Saku Klinis INFEKSI

Pemeriksaan diagnostik

• EKG : voltase rendah, perubahan elektris

• Ekokardiogram : Efusi ⊕, pergeseran septum saat inspirasi, kolops diastolik ventrikel dan

atrium kanan, perubahan resiprofasik pada kecepatan transvaskular (↑ melewati TV

dan ↓ melewati MV saat insipari)

• Kateterisasi jantung (jantung kanan dan perikardium): peningkatan dan penyetaraan

tekanan intraperiskardial dengan tekanan diastolik (RA, RV, PCWP) penurunan

gelombang y yang tumpul pada penelusuran atrium kanan)

Penatalaksanaan

• Resusitasi cairan (jangan diuresis)

• Perikardiosentesis (kecuali jika disebabkan ruptur aorta atau miokardium)











PERIKARDITIS KONSTRUKTIF

Etiologi

• Semua penyebab perikarditis namun khususnya pascainfeksi virus, radiasi, uremia,

pascabedah jantung, dan idiopatik

Patofisiologi

• Perikardium yang kaku membatasi pengisian diastolik → tekanan vena sistolik↑

• Aliran balik vena dibatasi hanya setelah awal fase pengisian yang cepat sehingga terjadi

penurunan cepat pada tekanan atrium kanan dengan relaksasi atrioum dan pembukaan katup

trikuspidalis serta ↓ gelombang x dan y yang menonjol

• Tanda Kussmaul : Inspirasi → alira balik vena ↑ namun tekanan intratorakal negatif yang

tidak dihantarkan pada jantung karena perikardium yang kaku → ↑ JVP

Manifestasi klinis

• Gagal jantung sisi kanan > sisi kiri

Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

Page 134

Buku Saku Klinis INFEKSI

Pemeriksaan fisik

• ↑ JVP dengan penurunan gelombang y yang menonjol, tanda Kussmaul ⊕ (diagnosis

banding = TS kor pulmonale akut, infark ventrikel kanan, RCM)

• Hepatomegali, asites, edema perifer

• Iktus kordis biasanya tidak dapat dipalpasi, terdapat pericardial knock, biasanya tidak ada

pulpus paradokus

Pemeriksaan diagnosis

• Foto rontgen toraks: klasifikasi, terutama pada tampilan lateral (walaupun tidak perlu =

konstriksi secara fisiologis)

• EKG: tidak spesifik

• Ekokardiogram: penebalan perikardium ±, “septum mengembang” = pergeseran mendadak

septum selama fase pengisian cepat pada awal diastolik

• Kateterisasi jantung

Artium : gelombang M atau W (penurunan gelombang x dan y yang menonjol)

Ventrikel : perubahan dan plateau atau tanda akar kuadrat (penurunan yang cepat

tekanan pada onset diastolik, ↑ cepat pada awal plateau)

• CT atau MRI : penebalaan perikardium dngan tambatan

Penatalaksanaan

• Perikardiektomi

Perikarditis Konstruktif vs Kardiomiopati Restruktif

Evaluasi Perikarditis konstruktif Kardiomiopati restriktif

Pemeriksaan fisik Tanda Kussmaul ⊕

Iktus kordis tidak ada, pericardial

knock

Tanda Kussmaul ±

Iktus kordis jelas, S3 dan S4

± Murmur regurgitasi

karena MR dan RT ±

EKG Voltase rendah ± Voltase rendah

Abnormalitas hantaran ±

Ekokardiogram Ketebalan dinding normal

Septum mengembang saat awal

diastolik

Penebalan dinding ± ↑

Pembesaran kedua atrium

Inspirasi →↑ aliran melalui

Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

Page 266

Buku Saku Klinis INFEKSI

waktu paruh -2 dari faktor II atau pengurangan hingga 25%)


Pembalikan Reaksi Warfarin
Pilihan Waktu efek Indikasi
d/c warfarin Hari INR < 9 dan tanpa pendarahan
Vitamin K Beberapa jam hingga

beberapa hari
Dosis rendah (1-2,5 mg) PO/SC: INR > 5 dan
pada pasien ↑ risiko perdarahan dosis medium
(3-5 mg) PO/SC: INR > 9 dosis tinggi ( 10 mg)
SC/IM/IV: INR >20 atau perdarahan yang serius

FFP segera 2-4 U IV setiap 6-8 jam
INR >20, perdarahanserius, atau kebutuhan
untuk pembalikan yang ceapt (pra-prosedural)

(Chest 114:445s,1998)



HABITUS TUBUH


Berat badan ideal = [ 50,0 kg(laki – laki)atau 45,5 kg(perempuan) + 2,3 kg/inci lebih dari 5
kaki

Area permukaan tubuh (dalam tubuh m

2
) = √tingi (cm) X berat (kg)

3600


STATISTIK
Ada penyakit Tidak ada penyakit
Uji positif a

(positif asli, TP)
b
(positif palsu, FP)

Uji negatif c
(negatif palsu, FN)

d
(negative asli, TN)


Prevalensi = seluruh penyakit = __a + c___
Seluruh pasien a + b + c + d

Sensitivitas = positif asli = __a __
Seluruh penyakit a + c

Spesifisitas = negative asli_____ = ___d___
Seluruh yang sehat b + d

Nilai prediktifpositif = positif asli____ ____= __a__
Seluruh yang positif a + b

Nilai prediktifnegatif = negatif asli_________ = __d__
Seluruh yang negative c + d
Ketepatan = positif asli + negative asli = _____a + d___
Seluruh pasien a + b + c + d

Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

Page 267

Buku Saku Klinis INFEKSI







ASSALAMUALAIKUM wr wb

TIDAK ADA GADING YANG TAK RETAK

MOHON MAAF BILA ADA PENULISAN DAN KETIKAN YANG SALAH

ILMU ALLAH YANG AMAT LUAS BETAPA PICIKNYA BILA TIDAK KITA

AMALKAN DAN DIKEMBANGKAN, bahan ini diambil untuk kuliah ilmu penyakit

dalam terimah kasih

WASSALAMUALAIKUM WR WB .......... dr. liza













Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software
http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

Similer Documents