Download B1-B6 PDF

TitleB1-B6
File Size105.2 KB
Total Pages4
Document Text Contents
Page 1

8. Pemeriksaan Fisik

Setelah melakukan anmnesis ytang mengarah pada keluhan-keluhan klien, pemeriksaan fisik

sangat berguna untuk mendukung data dari pengkajian anamnesis, pemeriksaan fisik sebaiknya

dilakukan secara persistem (B1-B6) dengan focus pemeriksaan fisik pada pemeriksaan B3

(Brain) yang terarah dan dihubungkan dengan keluhan-keluhan dari klien.



 Keadaan umum

Umumnya mengalami penurunan kesadaran, kadang mengalami gangguan bicara yaitu sulit

dimngerti kadang tidak bisa bicara dan pada tanda-tanda vital : tekanan darah meningkat dan

denyut nadi bervariasi



 B1 (Breathing)

Pada inspeksi didapatkan klien batuk, peningkatan produksi sputum, sesak napas, penggunaan

otot bantu napas dan peningkatan frekuensi pernapasan. Auskultasi bunyi napas tambahan seperti

ronki pada klien dengan peningkatan produksi secret dan kemampuan batuk yang menurun yang

sering didapatkan pada klien strok dengan penurunan tingkat kesadaran (koma).

Pada klien dengan tingkat kesadaran komposmentis, pengkajian inspeksi pernapasannya tidak

ada kelainan. Palpasi torak didapatkan taktil vremitus seimbang kanan dan kiri. Auskultasi tidak

didapatkan bunyi napas tambahan.



 B2 (Blood)

Pengkajian pada system kardiovaskuler didapatkan renjatan (syok hipovolemik) yang sering

terjadi pada klien strok. Tekanan darah biasanya terjadi peningkatan dan dapat terjadi hipertensi

massif (tekanan darah >200mmHg)



 B3 (Brain)

disebabkan oleh paralisis otot yang bertanggungjawab untuk menghasikan bicara). Atraksia

(ketidakmampuan dalam melakukan tindakan yang dipelajari sebelumnya), seperti terlihat ketika

klien mengambil sisir dan berusaha untuk menyisir rambutnya

Lobus frontal : kerusakan fungsi kognitif dan efek psikologis didpatkan Stroke

menyebabkan berbagai deficit neurologis, bergantung pada lokasi lesi (pembuluh darah mana

yang tersumbat), ukuran area yang perfusinya tidak adekuat dan aliran darah kolateral (sekunder

dan aksesori). Lesi otak yang rusak tidak dapat membaik sepenuhnya. Peningkatan B3 (Brain)

merupakan pemeriksaan focus dan lebih lengkap dibandingkan pengkajian pada system lainnya



 Pengkajian tingkat kesadaran

Kualitas kesadaran klien merupakan parameter yang paling mendasar dan parameter yang paling

penting yang membutuhkan pengkajian. Tingkat keterjagaan klien dan respon terhadap

Similer Documents